A4KLQDv
"Daehwa-noona... Is this ok?"
What Kuroka saw was a World of Swords. A power that she realized was different from any kind that she had ever felt before.
Waiting for the updates??
that is brought to us by the revelation of Christ. He will illu-
Esok harinya Yoona kembali mengajar. Ditemani dengan Sehun, mereka melangkah santai memasuki sekolah. Tidak ada lagi murid atau bahkan guru yang menghina gadis itu. Itu semua berkat ayah Sehun yang ternyata telah mendatangi para guru dihari kemarin, tepatnya disaat Yoona dan Sehun berduaan diapartemen. Yoona juga sudah memantapkan hatinya bahwa sebenarnya selama ini ia juga sudah menyukai pria itu. Ia tidak lagi menyembunyikan perasaannya. Dengan santai mereka bergandengan tangan, walau itu terlihat sedikit aneh, mereka mencoba menepis pemikiran itu.
"Kalau begitu aku pulang dulu." ucapnya yang sudah bergerak cepat meraih tas tentengnya. Aish.. Seharusnya aku tidak perlu membawa tas ini. Diiringi debaran jantungnya, Yoona melangkah cepat melewati koridor, menuruni anak tangga dan akhirnya berhasil kembali kedalam mobilnya. "huh.." ia gugup bukan main. "tunggu, terus kenapa jaketnya ada padaku?" baru ia sadari itu.
Hi it's the narrator and I saw nobody even read the other chapter wich is sad so if nobody reads this or the other I am talking it down so I dont annoy people and down there ¡¡
Xyrus:dad-_-
The leader of the attackers looked around a noticed a girl in the back of the Shroud's horse, everyone knows Shrouds don't carry a random girl behind them. This man must be a wannabe.
"Um," Karin agreed. "I was actually wondering if there is a hospital that may need some help. Maybe I can become an assistant or errand girl to earn some money. Or maybe I can play with the stocks market…"
It took a moment before Yuka realized what she meant and gasped.
Zamia now really wondered just what kind of place was she in.....
