Meysha dan tika sudah berada di lantai dua. karena ini kuliah pertamanya makanya mereka sedikit berangkat lebih awal. Sepanjang perjalanan banyak mata lelaki yang memandang Meysha dengan tatapan terpesona akan kecantikan Meysha. Sementara Tika hanya menebar senyum pada setiap lelaki yang memandang Meysha. Disaat Meysha dan Tika berjalan dengan santai dikejutkan dengan empat orng wanita yang berlari histeris menabraknya dan menyebabkan tas meysha jatuh. "aaaaa.. ayo buruan kita lihat bang erden katanya dia sudah kembali ke kampus" teriak salah seorang wanita yang menabrak meysha tanpa memperdulikan tas meysha yang jatuh. "woyyy.. hati hati kalau jalan.. "umpat Tika kesal melihat sahabatnya nyaris jatuh tertabrak empat wanita tadi. "Mey.. kamu nggak papa kan?" sambil bergegas mengambilkan tas meysha yang jatuh. "iya nggak papa Tik cuma sedikit jantungan saja, ada apasih kenapa mereka heboh sekali.. "jawab Meysha sambil mengatur nafasnya yang terkejut karena ulah empat wanita tadi. "aku juga nggak tahu coba aku lihat sini ada apa di bawah kok wanita tadi heboh" Tika kemudian mendekat ke jendela untuk melihat kondisi di halaman kampus. "ada apa sih tik.. " meysha penasaran dan ikut melihat dari jendela. Dari lantai dua terlihat laki laki yang memakai baju putih bergaris di dada tapi wajahnya tidak terlihat jelas karena kaca yang buram, laki aki itu sedang berjalan dengan santai, tapi dibelakang dan disekitar laki laki itu banyak perempuan yang mengejar dan berbaris sambil terlihat histeris. Sementara Tika masih berusaha melihat, meysha hanya melihat dan bertanya di dalam hati, Siapakah dia? kenapa kehadirannya membawa kehebohan..