Meski keluarga kecil Helen harus menghadapi kondisi pasang surut, tapi semua itu tidak menjadikan kedua orang tua Helen patah semangat dalam mendidik dan membesarkan Helen, apa lagi berpikir untuk membuang Helen! Helen sangat bersyukur memiliki orang tua seperti mereka. Helen tidak pernah merasa malu ketika orang-orang mengejeknya miskin dan seorang gelandangan. Dia tidak pernah malu ataupun menyesal ketika orabg tuanya hanya menjadi pedagang di kaki lima. Dia justru bangga! Setidaknya itu jauh lebih baik dari pada memakan uang haram.