HugoGreyrat
Kami sudah memasuki sebuah supermarket yang luar biasa besar. Ya, kami. Dia juga ikut bersamaku. Tadinya ia sudah mengatakan padaku bahwa ia memang memiliki tujuan yang sama denganku. Masih berusaha tenang dan mulai mengelilingi supermarket itu. Kulihat dia sudah menenteng sebuah keranjang yang sudah berisikan banyak makanan. Tidak denganku, aku tidak membutuhkan keranjang karena aku hanya memerlukan beberapa makanan saja. Brukk! Keranjangnya terjatuh kelantai. Kulihat ia meringis kesakitan seraya meniup-niup lengan kirinya. Baru kuingat, aku melupakan itu, tadinya ketika di bis, aku tahu itu, mengenai lengan kirinya yang terluka. Melihatnya yang kesusahan mengangkat keranjang dengan tangan kanannya membuatku iba. Penuh pertimbangan aku melangkah menghampirinya. Tanpa berkata aku langsung mengangkat keranjangnya.
"Kenapa kau begitu baik padaku?" tanyanya pelan.
"Do you know how much I missed you..." Qiaohui tears had fallen down from her eyes, wetting her face, and dropping to the floor.
[Currently in Soul Form]
Suddenly, Amara walked through the doors to find a baby staring at the ceiling as if in a daze. Smiling, she softly whispered "Good morning love" as she picked Daniel up. She walked through the orphanage's corridors and entered the dining room. Placing Daniel in a baby chair Amara began feeding him some baby food. Though Daniel heavily resisted, he could only grumpily accept.
There were only about ten blocks to my house, so I felt relieved, but at that moment I blinked a couple of times and from one moment to the other I found myself inside a strange glass tube.
Om Danil menyuruh pelayan disampingnya untuk membawa ibu dan Rani.
Hearing that his little one was calling to him, the titan turned to acknowledge the boy with a gentle hum, knowing very well what the child would question.
"What the hell was that? Your new summon" Baldy asked shaking his head.
"You only manipulated him to be your teacher, youwitch." Kakashi sniffed. "I, on the other hand, didn't need that."
Upon opening the chest stacks of bellys alnong with jewles and expensive looking stuff all sprung up in front of Rei
"Lettuce. Check. Chocolate. Check. Beef. Check..."
