Air mata kembali mengalir dengan bebas. Matanya memerah. Tidak tahu harus berbuat apa. Setelah lama berdiam diri dikamar. Kini ia tidak bisa menahannya lagi. Yoona pun berlari keluar dari kamar, mencoba menghentikan Sehun. Namun sayangnya pria itu sudah tidak terlihat lagi disana. Ia baru menyesali itu. Tidak, hal yang ia sesali adalah ketika ia mengijinkan ayahnya membawa Sehun ke Tokyo. Karena sebelumnya ayahnya telah menghubunginya, itu tepat ketika ciuman itu selesai. Yoona menerima panggilan itu disaat ia sedang berada didalam mobil seorang diri sementara Sehun tengah membereskan barang bawaan mereka di pantai.