"Aku tidak akan mati semudah yang kau bayangkan, bencana tidak cukup untuk membawa nyawaku dari tanah ini" itu adalah deklarasi perang yang singkat dari seorang ksatria berarmor tembaga berkilauan. Suaranya bergetar karena pelindung kepala yang menutupi seluruh wajahnya. Ia berdiri tegak atas angin kencang yang menghadang. Seakan menantang Kayala yang tak tergoyahkan.