"Hoh, siapa yang mengganggumu. Aku minta bantuannya bukan dirimu." sahutnya seakan tak merasa bersalah. Si pemandu hanya tersenyum dan mulai membantunya. Lalu aku? Hanya bisa menunggu seraya mengamati mereka yang asik mondar-mandir disana. Sejenak aku terhanyut pada wajahnya, yang tengah tersenyum dan terkadang terlihat imut. Kurasakan jantungku yang kembali berdebar dua kali lebih kencang.