"Kau tahu Nai? Aku tidak benar-benar pacaran dengan Ran." Nain terkejut. Lalu Zei tersenyum, ingin sekali rasanya ia menangis namun Zei berusaha menahannya, "Aku telah bangkrut, Nai. Coffe Shop milik orang tuaku, aku gagal mempertahankannya. Dan semua sahamku telah habis, sekarang Coffe Shop itu milik Ran. Aku terpaksa harus berbohong pada semua orang tentang hubunganku dengan Ran. Jika tidak, Ran akan benar-benar mengambil Coffe Shop itu." kata Zei lirih bersama air mata yang sudah menumpuk di kelopak matanya.