"kamu yang egois! Kenapa ayah tidak boleh menikah lagi? Ayahkan seorang pria yang mampu untuk menikah lagi! Ayah tidak ingin berlarut larut dalam kesedihan! Ayah juga ingin berbahagia, ingin tersenyum, ingin tertawa, ingin memilki pendamping! Salah ayah inginkan hal itu? Tanya ayah kembali kepada ku.